Masuki Pasar Timur Tengah, Produk Indonesia Perlu Sertifikat Halal

Produk Indonesia belum bisa berbicara banyak dengan produk-produk negara lain di Timur Tengah. Hal tersebut dikarenakan sertifikat halal yang masih belum dipunyai produk tersebut.

Produk Indonesia belum bisa berbicara banyak dengan produk-produk negara lain di Timur Tengah. Hal tersebut dikarenakan sertifikat halal yang masih belum dipunyai produk tersebut.

“Produk Indonesia kalah bersaing karena adanya keterlambatan halal food bila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani di sela-sela Rapat Kerja Nasional Kadin Bidang Hubungan Internasional di Jakarta (1/4).

Sertifikat halal diperlukan di Timur Tengah untuk penyesuaian minat masyarakatnya. Jadi, itu mesti dilakukan dengan pendekatan secara pribadi.

“Kadin Timur Tengah telah melakukan perjanjian kerjasama ICCI di mana terdapat negara OKI (Organisasi Konferensi Islam) sebanyak 58 negara,” jelasnya.

Kalender Acara