Kalangan dunia usaha nasional berkomitmen membantu pemerintah menstabilkan harga pangan selama bulan Puasa hingga Lebaran.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan, pihaknya akan memberikan teguran atau mengingatkan pengusaha yang spekulatif mengeruk keuntungan dengan memanfaatkan kenaikan permintaan (demand) pada momen Puasa - Lebaran.
Baca Selengkapnya.
Produk Indonesia belum bisa berbicara banyak dengan produk-produk negara lain di Timur Tengah. Hal tersebut dikarenakan sertifikat halal yang masih belum dipunyai produk tersebut.
Baca Selengkapnya.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia siap meluncurkan inovasi pembiayaan bagi petani dalam upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. Program pembiayaan ini merupakan gabungan kerja sama antara Kadin Indonesia, OJK, dan berada di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Baca Selengkapnya.
Rencana revisi tarif progresif 900% yang segera dilakukan sebagaimana disampaikan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok pada Maret 2016, ternyata hanya isapan jempol saja. Pasalnya, hingga pertengahan April 2016, revisi tersebut tak kunjung terealisasi.
Bahkan yang muncul justru pernyataan Kepala Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Bay M. Hasani bahwa revisi tarif progresif peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta terancan molor.
Baca Selengkapnya.
Tantangan Indonesia sebagai negara berkembang untuk terus membangun tidak bisa dikatakan mudah. Dalam kaitan itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi upaya pemerintah yang sedang melakukan pembangunan infrastruktur dalam skala sangat besar dengan biaya yang cukup besar.
Baca Selengkapnya.
© 2026 Kadin Sumsel. All rights reserved | Designed by @ayahshiva